

Komisi B DPRD Jombang saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bank Jombang. (Istimewa/iNusa) JOMBANG – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang memberikan apresiasi tinggi terhadap performa PT BPR Bank Jombang (Perseroda).

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), legislatif menilai Bank Jombang berhasil mempertahankan predikat sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan kinerja terbaik di wilayah tersebut.
Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, menyatakan bahwa evaluasi terhadap laporan keuangan dan operasional Bank Jombang menunjukkan tren yang sangat positif.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kemampuan jajaran direksi dalam menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan kondisi ekonomi terkini.

“Untuk saat ini, kinerja Bank Jombang masuk kategori sangat baik. Kami melihat ada sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat dengan program yang ditawarkan, seperti inovasi tabungan emas,” ujar Anas saat ditemui usai rapat di Gedung DPRD Jombang.
Politisi PKB tersebut menambahkan, langkah Bank Jombang meluncurkan instrumen investasi berbasis emas merupakan strategi cerdas di tengah fluktuasi ekonomi.
“Masyarakat saat ini cenderung mencari instrumen yang aman. Emas dinilai lebih stabil dibandingkan simpanan konvensional dalam situasi ekonomi sekarang,” imbuhnya.
Selain melakukan evaluasi, DPRD juga mendalami paparan rencana kerja strategis Bank Jombang untuk tahun anggaran 2026. Fokus utama yang ditekankan oleh Komisi B adalah penguatan sektor kredit dan digitalisasi layanan.
Dalam rapat tersebut, Direktur Utama PT BPR Bank Jombang, Afandi Nugroho, memaparkan tiga poin utama rencana strategis perusahaan.
Pertama, Kelanjutan Kredit SPPG, program kredit yang tetap menjadi pilar utama pembiayaan.
Kedua, Ekspansi Investasi Emas, penguatan program cicilan dan tabungan emas mengingat tren harga logam mulia yang terus menguat.
Ketiga Digitalisasi Layanan, optimalisasi mobile banking untuk menjangkau nasabah di pelosok desa yang jauh dari kantor kas.
DPRD mendorong Bank Jombang untuk terus mensosialisasikan keamanan penyimpanan aset di lembaga perbankan resmi.
Senada dengan hal tersebut, Afandi Nugroho mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas bank demi faktor keamanan dan kepraktisan.
“Harga emas sedang dalam posisi bagus. Kami menyediakan wadah agar aset masyarakat tidak tergerus nilai dan tetap aman dalam sistem perbankan,” pungkas Afandi.
Melalui fungsi pengawasannya, Komisi B DPRD Jombang berkomitmen untuk terus mengawal performa Bank Jombang agar tetap menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan kontribusi maksimal pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). (***)

Tidak ada komentar