MENU Sabtu, 07 Mar 2026
x

Kreator AI Asal Jombang Raup Penghasilan Rp2 Juta Per Hari

waktu baca 3 menit
Minggu, 16 Nov 2025 01:18 122 Redaksi

JOMBANG – Seorang pemuda bernama Medan Amrullah (30), kreator kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) asal Dusun Ngledok, Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Jombang, mendadak viral setelah konten video sejarah kerajaannya banyak dibicarakan warganet.

Di balik aktivitasnya sebagai seorang guru, Medan kini sibuk menekuni dunia kreator digital berbasis AI yang justru mengantar dirinya pada sumber penghasilan baru.

Medan bercerita, ketertarikannya pada pembuatan video AI bukan hal baru. Ia sudah bereksperimen dengan berbagai perangkat AI sejak dua tahun lalu. Namun, kontennya baru viral beberapa waktu terakhir setelah ia mulai memanfaatkan tool Sora 2.

“Sebenarnya saya sudah lama bikin video AI. Cuma baru viralnya akhir-akhir ini. Dari dulu sudah mencoba banyak tool, dan sekarang yang sedang ramai itu Sora 2. Lalu saya coba ikut bikin konten sejarah, ternyata meledak,” ungkapnya saat diwawancarai pada Sabtu (15/11/2025).

Sebelum viral, Medan mengunggah berbagai jenis konten seperti video healing dengan wajahnya sendiri, hingga konten survival di hutan dan daerah bersuhu ekstrem. Namun performanya cenderung biasa.

“Iseng-iseng saya buat konten sejarah. Tiba-tiba ramai. Ini menandakan masyarakat punya perhatian besar terhadap sejarah,” ujarnya.

Meski terlihat mulus di layar, proses pembuatan video tidak sesederhana yang dipikirkan warganet. Medan membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari untuk satu konten, sembari tetap menjalankan aktivitasnya sebagai guru.

Ia mengaku membutuhkan sekitar 100 video bahan mentah untuk satu konten berdurasi sekitar 3 menit.

“Saya seleksi bangunan, pakaian, dan elemen-elemen masa lampau. Karena pakai wajah saya sendiri, saya juga harus scanning wajah dulu. Dari 100 video itu saya potong, pilih yang terbaik, lalu saya satukan,” jelasnya.

Untuk riset detail seperti koin kuno, arsitektur, hingga kehidupan masyarakat masa lalu, Medan banyak mengandalkan buku dan jurnal.

Meski hasil videonya tampak seperti diproduksi dengan perangkat profesional, Medan justru mengandalkan smartphone.

“Saya suka nongkrong dan ngopi di luar. Jadi saya kerjakan semua pakai HP. Lebih ringan, fleksibel dan santai,” katanya.

Dalam memproduksi video, ia hanya menggunakan dua tool utama yakni Sora 2 untuk produksi visual dan CapCut untuk proses editing.

Untuk menghasilkan visual detail, Medan menyusun prompt secara bertahap. Ia menyusunnya dalam bahasa Indonesia, kemudian menerjemahkannya ke bahasa Inggris sebelum menjalankannya pada tool AI.

“Setiap kreator punya racikan prompt sendiri. Saya pun punya formula dari hasil eksperimen panjang, dari hasil jelek sampai sekarang memuaskan,” terangnya.

Viralnya konten AI membuat akun media sosial Medan berkembang pesat. Ia memanfaatkannya sebagai pasar digital untuk menawarkan berbagai jasa seperti, jasa pembuatan foto AI, video promosi UMKM, kelas online belajar AI (Sora 2, VO3, dan tool lainnya).

Secara finansial, Medan mengaku pendapatannya naik signifikan. “Alhamdulillah sekarang finansial semakin bertambah,” katanya.

Untuk tarif jasanya iya membandrol, video promosi UMKM: Rp100.000 per 1 menit, foto AI: Rp50.000 untuk 3 foto dengan ekspresi berbeda.

Orderan datang tidak hanya dari Jombang, tetapi juga dari seluruh Indonesia, bahkan hingga Sumatra. Ketika ramai order, pendapatannya bisa mencapai Rp1–2 juta per hari.

“Kalau lagi masif seperti sekarang, sehari bisa dapat Rp1 juta sampai Rp2 juta. Tapi tetap fluktuatif. Kadang bisa 5–6 orderan, kadang juga hanya dua atau bahkan tidak ada,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x