MENU Sabtu, 07 Mar 2026
x

Perkuat Sektor Primer dan Industri, Pemkab Jombang Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Diwek

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 17:12 21 Redaksi

JOMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai memetakan langkah strategis pembangunan daerah melalui penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat kecamatan. Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Diwek pada Selasa (10/2/2026) ini melibatkan delegasi dari empat kecamatan, yakni Diwek, Jombang, Megaluh, dan Tembelang.

Hadir dalam forum tersebut Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si., serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Forum ini menjadi wadah sinkronisasi antara usulan masyarakat tingkat desa dengan kebijakan strategis pemerintah pusat.

Pada tahun anggaran 2027, Pemkab Jombang mengusung tema “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”. Kebijakan ini difokuskan pada penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi ekonomi yang terhubung langsung dengan industri pengolahan serta akses pasar digital maupun konvensional.

“Potensi daerah harus dioptimalkan melalui perencanaan yang terarah dan berbasis wilayah. Target kita, Jombang bukan sekadar daerah lintasan, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati Salmanudin dalam sambutannya.

Sebelum membahas proyeksi 2027, Wakil Bupati memaparkan capaian Prioritas Kecamatan (sebelumnya Pagu Indikatif Kewilayahan) untuk tahun 2026 yang masih didominasi perbaikan konektivitas dan penerangan jalan, dengan rincian sebagai berikut:

Fokus Pembangunan 2026, Kecamatan Diwek adalah peningkatan ruas Sidowareg–Puton, pemeliharaan ruas Plandi–Mayangan, dan pemasangan PJU. Kecamatan Jombang rekonstruksi jalan perkotaan (Ruas Denanyar–Sendangrejo, Jl. Bromo, Jl. Bali, Jl. Brantas, dan Jl. Kemuning). Kecamatan Megaluh, penanganan optimal ruas jalan Dukuh Harum–Kedungrejo. Kecamatan Tembelang pemerataan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di hampir seluruh desa. |

Wakil Bupati juga menyampaikan instruksi Bupati Jombang, Warsubi, terkait komitmen daerah dalam mendukung program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto. Pemkab Jombang memastikan program daerah akan bersinergi dengan upaya pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, hingga implementasi Program Makan Bergizi Gratis.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Jombang, Hartono, S.Sos., M.Si., menjelaskan adanya perubahan nomenklatur dari Pagu Indikatif Kewilayahan menjadi Prioritas Kecamatan mulai tahun 2026.

“Setiap kecamatan mendapatkan alokasi khusus sebesar Rp1 miliar untuk peningkatan jalan kabupaten dan Rp200 juta untuk pembangunan PJU,” jelas Hartono.

Selain infrastruktur besar, Pemkab Jombang juga mendorong kolaborasi tingkat bawah melalui program Desa Mantra (Maju dan Sejahtera). Program ini memberikan ruang bagi pembangunan berbasis kewenangan desa, mencakup kegiatan RT/RW, Dasawisma, pengadaan atribut Linmas, hingga pemeliharaan jalan lingkungan. (***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x