MENU Selasa, 14 Apr 2026
x

Tiga Kepala Daerah Sepakati Pembangunan Flyover Simpang Mengkreng guna Atasi Kemacetan Nasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Apr 2026 18:35 27 Redaksi

JOMBANG – Tiga pimpinan daerah dari Kabupaten Jombang, Kediri, dan Nganjuk menggelar pertemuan strategis di Pos Polisi Mengkreng, Kediri, pada Rabu (8/4/2026). Pertemuan tersebut fokus membahas rencana pembangunan jembatan layang (flyover) di Simpang Mengkreng sebagai solusi permanen atas kemacetan kronis di wilayah perbatasan tersebut.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengungkapkan bahwa berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Simpang Mengkreng merupakan satu dari tiga titik kemacetan tertinggi di Indonesia, khususnya selama masa mudik Lebaran.

“Kami menginisiasi pertemuan ini untuk membahas solusi konkret. Rencananya, ruas flyover akan dimulai dari wilayah Jombang dan terbagi menjadi dua jalur, yakni ke arah Kediri dan ke arah Nganjuk,” ujar Hanindhito saat meninjau peta sirkulasi kendaraan di lokasi.

Bupati Jombang, Warsubi, menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah penyusunan proposal pembangunan bersama. Dokumen tersebut nantinya akan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat untuk menentukan kewenangan serta sumber pendanaan proyek tersebut.

“Dalam satu hingga dua minggu ke depan, proposal akan rampung. Kami bertiga akan menghadap Gubernur Jawa Timur, kemudian bersama-sama menuju Jakarta untuk menindaklanjuti rencana ini ke tingkat kementerian,” jelas Warsubi.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyatakan bahwa diskusi teknis akan segera diperdalam. Pada Kamis (9/4), perwakilan dari Dinas PUPR, Bappeda, dan Dinas Perhubungan dari ketiga kabupaten dijadwalkan menggelar rapat koordinasi di Jombang.

“Target kami minggu depan proposal dan rekomendasi resmi dari tiga bupati sudah siap. Tahapan birokrasi dimulai dari Gubernur hingga ke Kementerian PUPR,” tegas Marhaen.

Simpang Mengkreng merupakan titik transit krusial yang menghubungkan jalur arteri antarkota dari arah Surabaya menuju wilayah selatan, seperti Madiun dan sekitarnya. Pembangunan flyover ini diharapkan tidak hanya mengurai kepadatan lalu lintas, tetapi juga mempercepat laju logistik dan ekonomi di koridor Jawa Timur. (***)

LAINNYA
x
x