MENU Selasa, 14 Apr 2026
x

Bupati Warsubi Lantik 5 Pejabat Baru, Tak Ada Ruang Titip-Menitip

waktu baca 2 menit
Sabtu, 28 Mar 2026 07:24 17 Sulistyowati

JOMBANG – Pendopo Kabupaten Jombang mendadak riuh pada Jumat malam (27/3/2026). Di bawah temaram lampu arsitektur sakral pendopo, suasana khidmat bercampur energi baru terasa saat Bupati Jombang, H. Warsubi, resmi mengambil sumpah lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka (open bidding).

Pelantikan yang digelar pada jam “lembur” ini bukan sekadar seremoni basa-basi. Ini adalah sinyal kuat bahwa birokrasi di bawah kepemimpinan Warsubi sedang melakukan akselerasi besar-besaran.

Kejutan “Surat Sore”: Mengapa Harus Malam Hari?

Banyak pihak bertanya-tanya mengapa pelantikan dilakukan pada waktu yang tidak biasa. Namun, Bupati Warsubi memiliki alasan pragmatis sekaligus krusial.

Surat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) ternyata baru mendarat di meja Pemkab tepat pukul 15.15 WIB. Alih-alih menunggu hari Senin, Warsubi memilih langsung tancap gas.

“Begitu surat turun, kami langsung bergerak. Ini demi memastikan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik tetap berjalan efektif tanpa menunda waktu sedikit pun,” tegas Warsubi.

Daftar “Nakhoda” Baru Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Lima figur yang dilantik merupakan hasil penyaringan ketat yang mengedepankan kompetensi. Mereka diharapkan menjadi mesin penggerak utama dalam visi besar Kabupaten Jombang.

Peringatan Keras: “Kursi Panas”, Bukan “Kursi Empuk”

Dalam sambutannya yang berapi-api, Bupati Warsubi mengirimkan pesan “dingin” bagi siapa pun yang mencoba bermain mata dengan jabatan. Ia menegaskan bahwa era “titipan” atau praktik non-profesional telah berakhir di Jombang.

Zero Tolerance: Tidak ada ruang bagi praktik KKN dalam pengelolaan ASN.

Evaluasi Berlapis: Jabatan bukan berarti aman selamanya; kinerja akan dipantau secara berkala.

Reward & Punishment: Yang berprestasi akan diganjar penghargaan, yang abai disiplin akan menghadapi sanksi tegas.

Instruksi “Tancap Gas”

Menutup arahannya, Warsubi meminta para kepala dinas baru untuk tidak terjebak dalam tumpukan berkas administratif semata. Ia menuntut inovasi nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di pasar, di sawah, hingga di pelosok desa.

“Jadilah pemimpin yang memberi teladan. Bekerjalah dengan hati demi mewujudkan Jombang yang lebih maju dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.

LAINNYA
x
x