MENU Selasa, 14 Apr 2026
x

Cegah Petaka di Musim Hujan, Begini Strategi Dinas PUPR Jombang Amankan Ruas Jalan Utama

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Apr 2026 19:34 13 Redaksi

JOMBANG – Memasuki puncak musim penghujan dengan intensitas cuaca ekstrem, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang mengambil langkah proaktif guna menjamin keselamatan publik.

Melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marga, Dinas PUPR melakukan penyisiran dan pemangkasan pohon besar yang dinilai rawan tumbang di jalur-jalur strategis.

Langkah preventif ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan strategi mitigasi risiko di tengah ancaman angin kencang yang kerap menyertai hujan deras di wilayah Jombang belakangan ini.

Kegiatan pemangkasan kali ini diprioritaskan pada dua urat nadi transportasi kabupaten, yakni ruas jalan Cukir–Mojowarno dan Selorejo–Mojoroto.

Kedua jalur ini dipilih berdasarkan hasil pemetaan risiko yang menunjukkan kepadatan arus lalu lintas serta keberadaan pohon-pohon tua dengan tajuk yang terlalu rimbun.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, menegaskan bahwa kriteria pohon yang menjadi sasaran pemangkasan telah ditentukan secara selektif untuk menjaga keseimbangan ekosistem jalan sekaligus aspek keamanan.

“Pohon-pohon yang dipangkas adalah yang kondisinya sudah rapuh, terlalu rindang sehingga membebani batang utama, maupun yang secara struktur miring dan berpotensi roboh saat diterjang angin kencang,” ujar Bustomi saat dikonfirmasi pada Kamis (02/04/2026).

Eksekusi di lapangan dipercayakan sepenuhnya kepada Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bidang Bina Marga. Tim ini tidak hanya bertugas melakukan pemangkasan (pruning) secara terencana, tetapi juga disiagakan 24 jam untuk merespons laporan darurat.

Poin-poin Utama Operasi Tim URC:

Pemangkasan Selektif: Mengurangi beban dahan tanpa mematikan pohon agar fungsi peneduh tetap terjaga.

Pembersihan Jalur: Memastikan sisa pangkasan tidak mengganggu drainase atau badan jalan.

Respon Cepat: Penanganan langsung di lokasi jika ditemukan pohon tumbang pasca-badai guna mencegah kemacetan panjang.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi untuk menekankan pentingnya upaya antisipasi dini. Kita tidak ingin menunggu jatuh korban atau kerusakan infrastruktur baru bergerak. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas tertinggi kami,” tambah Bustomi.

Selain aspek keselamatan, Dinas PUPR Jombang juga menyoroti pentingnya menjaga kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat. Jalur Cukir–Mojowarno, misalnya, merupakan akses vital bagi distribusi barang dan aktivitas harian warga.

Dengan dilaksanakannya pemangkasan ini, diharapkan:

1. Minimalisir Risiko Kecelakaan: Mengurangi fatalitas akibat pohon tumbang yang menimpa pengendara.

2. Keamanan Infrastruktur: Melindungi kabel jaringan listrik dan telekomunikasi yang seringkali tertimpa dahan pohon.

3. Kenyamanan Visual: Memberikan jarak pandang yang lebih luas bagi pengemudi, terutama saat jarak pandang menurun akibat hujan lebat.

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas PUPR mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada saat berkendara di tengah cuaca buruk dan segera melaporkan melalui saluran resmi jika menemukan pohon di tepi jalan yang kondisinya membahayakan. (***)

LAINNYA
x
x