

Pemerintah Kabupaten Jombang bersama PT Kawasan Ploso yang merupakan bagian dari PT Intiland menggelar acara Groundbreaking Pencanangan Pembangunan Kawasan Industri Jombang Industrial Park (JIP) di Desa Katemas, Kecamatan Kudu, pada Jumat (23/10/2026). (Kominfo/iNusa) JOMBANG — Langkah besar dalam mengakselerasi perekonomian Kabupaten Jombang resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Jombang bersama PT Kawasan Ploso yang merupakan bagian dari PT Intiland menggelar acara Groundbreaking Pencanangan Pembangunan Kawasan Industri Jombang Industrial Park (JIP) di Desa Katemas, Kecamatan Kudu, pada Jumat (23/10/2026).
Acara yang bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang serta Hari Santri Nasional ini berlangsung khidmat dengan bernuansakan kearifan lokal. Penyerahan dan pembangunan akses jalan baru menuju kawasan industri tersebut menandai komitmen bersama dalam membuka aksesibilitas, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta menggerakkan roda perekonomian daerah.
Direktur Utama PT Kawasan Ploso, Wihardi Hosen, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang dan seluruh lapisan masyarakat atas terwujudnya momentum bersejarah ini.
“Pembangunan ini merupakan wujud dari mimpi yang sudah dirintis sejak 14 tahun lalu, tepatnya tahun 2012, dan baru bisa terealisasi di momen terbaik saat ini. Kami yakin dampaknya akan sangat baik bagi kita semua. Dalam 3 tahun ke depan, kami optimistis kawasan ini mampu menyerap 10.000 hingga 20.000 tenaga kerja, dengan prioritas utama masyarakat sekitar,” ujar Wihardi Hosen.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyambut kedatangan para investor dengan terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Ayo kita tingkatkan kemampuan dan pengetahuan masyarakat melalui berbagai pelatihan untuk menyongsong datangnya pabrik-pabrik dan masuknya investasi di Kabupaten Jombang,” tambahnya.
Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada PT Intiland dan PT Kawasan Ploso atas sinergi serta komitmen nyata dalam mendorong realisasi kawasan industri terpadu di Jombang.
“Pembangunan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah dan dunia usaha untuk menghadirkan investasi yang produktif, membuka kesempatan kerja, dan memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat,” ungkap Bupati Warsubi.
Pengembangan Jombang Industrial Park ini merupakan bagian dari penataan ruang wilayah sebagaimana tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) Jombang Tahun 2021–2041. Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan dukungan penuh mulai dari fasilitasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) hingga koordinasi pengusulan pengeluaran lokasi dari peta Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain berfokus pada penyediaan infrastruktur pendukung seperti peningkatan kualitas jalan dan jembatan, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kehadiran JIP dapat merangkul para pelaku usaha lokal.
“Saya berharap pengelola kawasan dapat memprioritaskan peluang kerja bagi tenaga kerja lokal serta membangun kemitraan erat dengan UMKM dan pelaku usaha lokal, agar manfaat investasi ini dapat dirasakan secara merata,” tegas Bupati.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Warsubi secara resmi meresmikan dimulainya pembangunan Jombang Industrial Park yang ditandai dengan penekanan tombol sirine serta pengoperasian alat berat di lokasi. Sebagai tindak lanjut, Bupati mengajak seluruh pihak untuk mengawal keberlanjutan proyek ini melalui semangat kolaborasi, kepatuhan hukum, serta orientasi manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jombang.
Turut hadir dalam acara bersejarah tersebut Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, kepala OPD terkait dari lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jombang, jajaran Direksi PT Kawasan Ploso yaitu Wihardi Hosen, David Hosea, Simon Joseph Wirawan, dan Happy Gunawarman, unsur Forkopimcam Kudu dan Kabuh, serta Kepala Desa Katemas, Sidokaton, dan Munungkerep. (***)
Editor: Syaiful A
