MENU Minggu, 05 Jul 2026
x

Sinergi Lawan Krisis Iklim, Pemkab Jombang Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Keluarga

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 18:16 12 Redaksi

JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, dan Tim Penggerak (TP) PKK mengintegrasikan isu pelestarian lingkungan dengan ketahanan pangan dalam peringatan Hari Bumi, Rabu (22/4/2026). Mengangkat tema global “Our Power, Our Planet”, aksi kolaboratif ini difokuskan pada tiga pilar utama: penurunan emisi karbon, konservasi air, dan optimalisasi lahan pekarangan.

Mengawali rangkaian kegiatan, jajaran DLH Kabupaten Jombang melakukan aksi Bike to Work. Para pegawai berkomitmen menggunakan sepeda menuju kantor guna menekan emisi gas buang kendaraan bermotor. Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk edukasi publik mengenai gaya hidup rendah karbon.

Tak hanya itu, DLH juga mengintensifkan pembuatan lubang biopori di area perkantoran. Langkah teknis ini diambil sebagai solusi praktis menghadapi krisis iklim, bertujuan meningkatkan daya serap air tanah sekaligus menjadi sarana pengelolaan sampah organik tepat di sumbernya.

Puncak peringatan ditandai dengan aksi menanam bersama di area Kantor PKK Kabupaten Jombang. Ketua TP PKK Jombang, Yuliati Nugrahani, memimpin langsung penanaman berbagai jenis sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54.

“Peringatan Hari Bumi 2026 adalah momentum bagi kita untuk menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga,” ujar Yuliati dalam orasinya.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif memiliki efek domino yang signifikan bagi ekonomi dan kesehatan warga, antara lain:

Kemandirian Pangan: Memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri.

Efisiensi Ekonomi: Menekan pengeluaran rumah tangga melalui hasil panen sendiri.

Ekologi Lokal: Menambah ruang terbuka hijau (RTH) di lingkungan permukiman.

Senada dengan hal tersebut, Kepala DLH Jombang, **Miftahul Ulum**, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor ini merupakan investasi jangka panjang. Menurutnya, edukasi masyarakat melalui aksi sederhana namun konsisten adalah kunci agar budaya peduli lingkungan mengakar kuat di Jombang.

“Harapannya, dari pekarangan rumah di Jombang, kita berkontribusi pada gerakan global. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama,” pungkas Miftahul.

Melalui gerakan ini, Pemkab Jombang menargetkan penguatan kesadaran masyarakat agar lebih proaktif dalam memitigasi dampak perubahan iklim demi keberlangsungan ekosistem di masa depan. (***)

LAINNYA
x
x